Sabtu, 14 November 2009

Status Facebook Jadi Bukti Pengadilan


Status facebook yang oleh banyak kalangan dijadikan ajang keberadaan diri dan kadang menjadi ajang "Narsisme" ternyata mempunyai impact positif bagi pemuda yang bernama Rodney Bradfort Jr yang berumur 19 tahun dan bertempat tinggal di kawasan Harlem, New York. Berkat status-nya yang selalu update di jejaring sosial yang paling populer dunia Facebook, Bradford terbebas dari tuduhan melakukan pembunuhan.

Kasus ini bermula pada tanggal 17 oktober, persis-nya pukul 11:49 waktu setempat, saat bradfort memperbaharui status facebook milik-nya dari PC nya dirumah. Semenit kemudian, pada 11:50 terjadi penembakan terhadap dua laki-laki di kawasan Broklyn yang berjarak hampir 20 kilometer dari tempat bradfort.

Keesokan hari-nya Bradfort diciduk polisi setempat di karenakan seorang saksi mata merasa melihat-nya pada saat penembakan itu terjadi, dan pada saat berada di barisan terdakwa, saksi tersebut menegaskan dengan menunjuk diri-nya. Lebih apes-nya lagi yang membuat polisi lebih yakin di karenakan Bradfort pernah menghadapi tuduhan melakukan perampokan pada tahun 2008. Adapun Alibi Bradfort dan ayah-nya yang memastikan keberadaan-nya di rumah tidak di gubris pihak kepolisian.

Kecerdikan dan intuisi sang Ayah lah yang menyelamatkan sang anak dari jeruji penjara. Untunglag sang Ayah, Rodney Bradfort Sr, tak kehilangan akal. Ia melacak aktivitas anak-nya pada jejaring sosial facebook. Sang ayah mengutip status anak-nya pada jam, menit dan detik ketika memperbahrui status tepat semenit sebelom terjadi penembakan.

Bukti status dengan data lengkap yang tertera dibawa ke pengacara Robert Reuland "Dengan bukti itu, saya berkerjasama dengan jaksa penuntut mengecek keabsahan dan akurasi-nya" ucap reuland " Saya katakan, akan merupakan suatu kesalahan besar jika penuntutan diteruskan dengan bukti sejelas ini".

Untunglah dalam perkembangan-nya, bukti tersebut dapat diterima oleh pihak kepolisian yang akhir-nya membebaskan bradfort. Sementara itu pihak petinggi facebook menyatakan kebahagian mereka atas pembebasan Bradfort. Mereka senang karena Facebook memberi kontribusi bagi proses hukum yang adil.

Jaksa penuntut Jonathan Hardel sendiri yang awal-nya raguterhadap ke absahan akurasi status itu, akhir-nya bisa menerima kondisi ini.

sumber : Tempo, 14 november 2009

2 komentar:

INDONESIA 3Gp DOWNLOAD mengatakan...

Hai Teman-Teman..
Ada Bisnis Menarik Nih. !!
Kita Bisa Mendapatkan Rp.277 Juta Rupiah Dengan Modal 100% GRATIS
Info Lengkapnya Kunjungi :http://www.exvortex.com/?exv=rajadownload

pengembara mengatakan...

wow ternyata facebook ada gunanya jg yaaa sob...

wah jadi makin cinta aja nii ma facebook.. hehehehe...

di tunggu kunjungan baliknya sob :)

Poskan Komentar